Sejak diberlakukannya
konversi bahan bakar minyak tanah ke elpiji, muncul banyak berita mengenai
kebakaran yang ditimbulkan oleh meledaknya tabung elpiji. Kejadian ini sebagian
besar berawal dari kelalaian dalam pemasangan dan pemeliharaan tabung elpiji serta
kompor elpiji. Akibatnya, kebocoran gas pun terjadi dan akhirnya terjadi
kebakaran hebat. Selain itu, beredarnya tabung elpiji palsu juga menjadi salah
satu penyebabnya.
Sebenarnya elpiji tidaklah
berbahaya jika kita paham dan cermat menggunakannya, malah elpiji jauh lebih
aman dan efisien. Nah, berikut ini cara-cara yang harus dilakukan saat
menggunakan elpiji di rumah.
Mengetahui sifat elpiji.
Elpiji adalah campuran
berbagai unsur hidrokarbon yang berasal dari gas alam. Dengan menambah tekanan
dan menurunkan suhunya, gas berubah menjadi cair. Karena itu elpiji dipasarkan
dalam bentuk cair di tabung-tabung logam bertekanan. Elpiji memiliki
sifat-sifat :
- cairan dan gas elpiji sangat mudah terbakar.
- gas elpiji tidak beracun, tidak berwarna, dan biasanya berbau menyengat.
- gas elpiji dikirimkan sebagai cairan yang mempunyai tekanan di dalam tangki atau silinder.
- cairan gas elpiji dapat menguap jika dilepas dan dapat menyebar dengan cepat.
Perlakukan tabung elpiji
dengan hati-hati.
Letakkan kompor dan tabung
elpiji di tempat yang datar dan di ruangan yang memiliki ventilasi udara yang
baik. Idealnya, ventilasi dapur berada di dinding bagian bawah dan mengarah ke
luar. Ini karena letak elpiji yang juga di bawah. Dengan demikian, jika tidak
sengaja terjadi kebocoran gas akan langsung tersalurkan ke luar. Tabung elpiji
harus ditempatkan jauh dari kompor maupun sumber api lain. Upayakan agar tabung
tidak terpapar panas atau sinar matahari secara langsung.
Bukalah jendela/pintu
sebelum menyalakan kompor.
Jika dapur tidak memiliki
sirkulasi udara yang baik, maka bukalah jendela atau pintu terlebih dulu
sebelum menyalakan kompor. Seandainya terjadi kebocoran, jendela atau pintu
yang terbuka memungkinkan gas tersebut keluar. Lakukan hal yang sama bila dapur
dalam keadaan tertutup dalam jangka waktu lama. Biarkan jendela dan pintu
terbuka selama beberapa menit sebelum menyalakan lampu atau peralatan
elektronik lainnya.
Perhatikanlah keadaan selang
dan regulator.
Selang harus terpasang erat
dengan penjepit regulator maupun kompor. Pastikan selang tidak tertindih atau
tertekuk. Pasang regulator pada mulut tabung elpiji dengan erat. Setelah
posisinya tepat/pas dan erat, putar tuas pengaturnya yang berwarna hitam
sehingga tanda panahnya mengarah ke bawah dan terdengar bunyi “klik”.
Pemasangan yang baik tidak akan menyebabkan regulator terlepas dari mulut
tabung elpiji. Hal ini perlu diperhatikan supaya keadaan selang dan regulator
aman.
Periksa kondisi tabung
elpiji secara teratur.
Hal ini bertujuan untuk mengetahui
seandainya terjadi kebocoran. Sehingga dapat segera dilakukan tindakan untuk
mengatasi gangguan tersebut. Periksa bagian-bagian yang rawan dari kebocoran,
yaitu sambungan regulator dengan mulut tabung elpiji serta sambungan selang ke
regulator dan ke kompor elpiji. Gosoklah bagian-bagian tersebut dengan air
sabun. Apabila terjadi kebocoran, akan muncul gelembung-gelembung udara pada
air sabun dan tercium bau khas elpiji.
Bersihkan kompor, selang,
regulator, dan tabung elpiji secara teratur.
Kompor gas maupun tabung gas
yang kotor, juga bisa memicu insiden yang berbahaya. Saat memasak mungkin saja
bagian-bagian itu terkena percikan makanan. Jika dibiarkan, baunya bisa
mengundang hewan, terutama tikus. Tikus dapat menggigit selang sehingga berlubang.
Hal ini sangat berbahaya dan menimbulkan kebocoran gas yang akhirnya dapat
menyebabkan kebakaran atau ledakan elpiji.
Ketahuilah ciri-ciri
terjadinya kebocoran gas.
Berikut ini adalah poin-poin
yang bisa dijadikan acuan:
-tercium bau khas gas elpiji
yang menyengat.
-terdapat embunan di sekitar
bagian tabung elpiji, seperti pegangan tabung (neck ring), mulut tabung, dan
dudukan tabung (foot ring).
-terdengar bunyi mendesis
pada regulator.
Bertindak secara cepat
apabila terjadi kebocoran gas.
Jika terjadi kebocoran pada
tabung elpiji, segera lepaskan regulator dan bawa tabung elpiji ke luar
ruangan. Letakkan di tempat terbuka. Jangan menyalakan api atau listrik saat
terjadi kebocoran gas. Jika ragu, sebaiknya panggil agen atau penjual elpiji.
Bila memang tabung elpiji bocor, kembalikan pada agen elpiji di tempat yang
Anda beli untuk diganti dengan tabung yang baru.
Gunakan peralatan sesuai SNI
(Standar Nasional Indonesia).
Banyaknya insiden peledakan
tabung elpiji juga terjadi karena penggunaan tabung gas elpiji dan peralatan
konversi elpiji yang palsu. Anda tentu harus berhati-hati. Untuk
menghindarinya, sebaiknya manfaatkan paket konversi resmi terbitan/keluaran
Pertamina sesuai SNI.
sumber : salingshare.com
